Tuesday, 24 September 2013

Sayang dia macam adik sendiri =)

Hari ni sepupu Diyana tegur Diyana . Diyana rasa gembira sangat . Diyana memang rindu sangat dekat dia . Bukan suka cuma sangat sayang dia macam adik Diyana sendiri . Kitaorang sebaya tapi Diyana lahir dulu =) . Dia macam sebahagian dari diri Diyana . Kalau dia dihina, Diyana terasa . Dia dibuli , Diyana rasa sakit sangat . Diyana tak tahu kenapa . Mungkin itu sebab ikatan kekeluargaan keluarga Diyana . Ataupon sebab dulu kitaorang rapat =) . Susah nak lupakan semua kenangan dulu . Pengalaman yang susah sangat Diyana nak lupakan bila kitaorang berdua sesat di Shopping Complex . haha . Diyana nangis masa tu, dia yang pujuk Diyana . Sekarang? entahlah, sebenarnya Diyana mengharap sikap dia yang mengambil berat kembali . Dan sikap yang suka menyakitkan hati orang hilang .

Ya Allah , kembalikanlah dia yang dahulu .



Saturday, 21 September 2013

Tetap Menantimu -nomad-


Aku menyedari telah jatuh cinta
Tapi aku tak bisa mengungkapkan
Terasa bahagia ku mencintaimu
Walaupun kau belum mencintaiku


Aku di sini kan selalu menunggu
Yang selalu ada di setiap waktumu
Selalu menanti jawapanmu
Untuk cinta yang terakhir

Semakin ku bisa untuk menyayangi
Semakin ku bisa untuk mengerti
Dari semua hidupmu yang ku mimpikan
Kan ku hapus semua menjadi indah

Tak akan pernah hilang rasaku
Cinta yang membawa dalam hatiku
Bagai mata yang tak terpejam
Aku tetap menantimu

Aku di sini kan selalu menunggu
Yang selalu ada di setiap waktumu
Selalu menanti jawapanmu
Untuk cintamu

Tak akan pernah hilang rasaku
Cinta yang membawa dalam hatiku
Bagai mata yang tak terpejam
Aku tetap menantimu
Aku kan tetap menantimu

Friday, 13 September 2013

Sepupu macam musuh !


Mood giler tengah sakit hati . Diyana tak fahamlah kenapa dengan sepupu Diyana tu . Macam anggap Diyana ni musuh je . Jawab mesej pon macam nak tak nak ! Diyana tahu kitaorang tak rapat langsung tapi salah ke Diyana nak tegur sekali -sekala . Bertanya khabar? Sepupu macam tak kenal satu sama lain . Pegi sekolah sama tapi orang tak tahu pon yang kitaorang sepupu . Sedihkan? Bukan apa. tapi agak memalukan kalau sepupu tak tahu ceriter tentang sepupunya . Ramai kawan-kawan tanya Diyana apa khabar dia tapi Diyana tak tahu nak jawab apa sebab sikap dingin sepupu Diyana tu . Diyana sangat rindukan dia yang dulu . Dulu kitaorang rapat sangat . Sekarang? Diyana tak kisah kalau dah tak rapat macam dulu sebab dia lelaki tapi at least bertegur sapa lah juga . hmm, Diyana tak tahu nak buat apa . Dia tak tegur Diyana jadi Diyana tegurlah dia. Tapi dia? Menyakitkan hati betullah !!!


Friday, 6 September 2013

Ianya menyakitkan !

Hari ini, Diyana datang awal ke sekolah . Cuaca hujan di luar jadi perhimpunan dibatalkan . Diyana masuk ke kelas . Tunggu dua orang kawan Diyana . Tak sampai-sampai . Lama lepas itu , kawan Diyana bernama Aliya sampai ,dia tanya "Shifa mana? " Diyana tak tahu . Aliya cakap" tak datang kot " lepas itu dia ajak Diyana pegi tandas . Dalam perjalanan Aliya ceriter pasal pakwe dia , Diyana pon dengar sahaja lah . Lepas tu kitaorang naik kelas,nampak Shifa . Datang rupanya . Shifa kata" suka hati je Aliya letak beg dekat tempat dia (tengah2) . Kitaorang duduk bertiga, dari tingkap Aliya,Shifa baru Diyana . Aliya alih lah beg dia semula tapi lepastu Aliya datang dekat Diyana . Dia nak sambung ceriter . Shifa masam je sebab sorang2 . Aliya berceriter je dekat Diyana . Hari ni, Diyana tak rasa bosan sebab Aliya berbual dengan Diyana . Tapi Diyana rasa kesian pula dekat Shifa sebab dia sorang2 . Diyana tahu macam mana rasanya bila diabaikan kawan . Diyana faham tapi takkan Diyana nak suruh Aliya layan Shifa . Diyana macam mana ? Bukan Diyana pentingkan diri sendiri tapi Diyana nak juga merasa ada kawan, berteman dan tak sunyi . Selama ni apa Shifa buat? Shifa berbual dengan Aliya tak ingat Diyana . Macam Diyana tak wujud . Kalau nak berbual boleh tapi ajak lah Diyana . Ini tak,bagi ruang untuk Diyana pandang Aliya pon tak , Shifa membontoti Diyana . Diyana hanya nampak belakang badan Shifa je sebab Shifa pusing ke arah Aliya yang duduk dihujung sana . Mana adil macam tu?  Diyana nak berbual dengan sapa? Diyana tak tahu nak buat apa! Hanya duduk tegak dekat tempat duduk . Diyana terasa dengan Shifa sebab membontoti Diyana . Padahal Aliya mengajak diyana sekali tetapi cara Shifa tu macam nak tak nak je. Tak rela kan? Diyana dapat rasakan ! Shifa tamak , Shifa nak berbual dengan Aliya berdua je. Padahal Diyana kenal Aliya dulu . Shifa yang baru datang ! Diyana ok je kalau Shifa suka berkawan dengan Aliya,rapat dengan dia . Diyana tak cemburu ! Diyana gembira lagi dapat kawan dengan Shifa sebab Shifa baik .Tapi Shifa membuatkan Diyana keseorangan . Macam tak ada kawan . Pernah suatu hari tu,kawan sekelas Diyana cakap " Diyana , kau tak rapat eh dengan diorang? Aku tengok diorang berdua berbual je berdua, kau sorang2 je" see? Itu bukti yang Diyana diabaikan . Diyana terkejut juga, tak sangka diorang perasan . Diorang pon nampak Diyana diabaikan tapi Shifa tak kan tak sedar? Shifa sengaja ke? Sampai hati Shifa, Diyana kecewa, sedih .

 Buat Shifa, Diyana sayang kamu sebagai kawan .Diyana menghargai kamu . Tetapi kenapa kamu tak cuba buat Diyana ni kawan kamu . Kenapa kamu selalu buat Diyana terasa? Kenapa bertindak seperti itu . Shifa, jangan ingat kamu sorang aje perlukan kawan . Diyana pon perlu . Hari ini setakat sehari sahaja kamu diabaikan oleh Aliya . Kamu dah merajuk, tak bercakap , tak nak rehat bersama-sama . Padahal Diyana tak membontoti kamu pon , malahan , Diyana menyuruh Aliya bercakap dengan kamu , Diyana pon bertanya-tanya kamu . Jadi, kamu tak adalah terabai sangat jika nak dibandingkan dengan Diyana pada hari sebelumnya . diyana langsung tak ditanya . Diyana yang perlu bertanya dulu semata-mata nak bercakap, itu pon sepatah dua kata je macam"pukul berapa? Shifa jawab"12" lepastu Shifa pusing balik berbual dengan Aliya . Diyana dah mati kutu tau ! Diyana bosan !

Hari ni , Diyana gembira sangat ! Sebab Diyana tak keseorangan . Tapi Diyana tahu , hari akan mendatang akan kembali seperti dulu . Diorang berbual dan Diyana diabaikan . Ya Allah, kuatkanlah hati Diyana .


Pengenalan seorang gadis biasa





Hai, nama saya Nurul Diyana Qistina . Sebenarnya , masih berumur 16 tahun . Seorang gadis pendiam yang suka menulis , bercerita dan mendengar cerita . Dikenali dengan perwatakan yang suka tersenyum sampai kadang2 orang ingat Diyana tidak ada masalah . Padahal itulah cara Diyana menghiburkan hati .Keluarga yang bahagia cuma mempunyai adik yang kadang2 baik ,ok tapi ada masa bertukar menjadi perangai yang amat menyakitkan hati ! 

 Mempunyai kawan tetapi masih tidak terlalu akrab kerana bertiga . Bila seorang tu bercakap dengan lagi seorang, Diyana diabaikan . Diyana rasa sunyi, keseorangan =( . Tapi kalau Diyana dengan sorang tu, lagi sorang pula merajuk sampai tak nak bercakap langsung ! Jujur, ia menyakitkan ! Buat Diyana rasa macam tak berguna .

selain itu ada kawan baik lain yang dikenali semasa darjah 4, kami sangat rapat tetapi terpisah kerana berlainan kelas dan sekolah . Sangat merindui mereka bertiga . Merekalah kawan terbaik !

So, itu sajalah serba sedikit tentang Diyana . Hope korang tak menyampah dengan setiap post yang akan dipublish kerana Diyana ingin menyatakan bahawa blog ini ialah diari online Diyana sebab tak selesa menulis diari di buku sebab takut orang baca . Diyana tak privatekan sebab mahu berintereksi dengan korang . Manalah tahu korang boleh bagi jalan untuk menyelesaikan masalah Diyana kan?